Cerita Pendek : Angsa Putih
Langkah kakinya begitu ringan melompat kesana kemari. Tubuhnya bergerak mengikuti alunan melodi. Begitu indah, begitu gemulai, begitu menghanyutkan. Kakinya yang ramping mampu menopang tubuhnya yang dewasa. Gerakannya sungguh terlatih bak penari balet profesional. Gadis berumur 18 tahun itu selalu berlatih menari dalam gelapnya studio tari. Selalu datang paling awal dan pulang paling akhir. Gadis itu menghabiskan hidupnya hanya untuk menari. “Lira, sudah waktunya pulang”, kata penjaga studio tari Elizabet. Lira menghentikan tariannya dan menoleh ke penjaga studio,”Ah maaf aku, ehm benar aku harus pulang.” Lira berjalan mengambil tasnya dan peralatannya lalu berjalan pulang. “ Good night sir ”, pamit Lira. Sesampainya dirumah Lira langsung pergi ke kamarnya merebahkan tubuhnya. Dia menghela napas berat sambil memikirkan gerakan baru yang akan dimainkannya. “Hai Lira, kamu berlatih lagi hari ini?” kata adik Lira, Simon. Anak laki-laki baru gede itu nimbrung begitu saja di kamar ka...